Masuk

Ingat Saya

Peran Budaya Dalam Mencegah Terorisme

12190025_1089236137754094_2595441685327487350_n

Pada hakikatnya budaya memiliki nilai-nilai yang senantiasa diwariskan seiring dengan proses perkembangan zaman. Pelaksaan nilai-nilai budaya adalah bukti bahwa budaya memiliki eksistensi dalam kehidupan masyarakat, juga merupakan legitimasi masyarakat terhadap budaya. Keragaman budaya dan nilai luhur yang dimiliki oleh bangsa Indonesia merupakan sarana yang baik dalam membentuk karakter masyarakat, entah itu karakter yang berkaitan dengan diri sendiri maupun karakter dalam hidup bermasyarakat. Disisi lain, pesan-pesan yang ditinggalkan oleh para leluhur mengandung banyak pesan moral yang bisa dijadikan panutan ataupun contoh dalam menjalani hidup sehari-hari. Tapi jangan lupa, untuk menciptakan semua itu kita juga butuh mentransformasi kearifan lokal agar mampu menopang karakter bangsa.

Pada zaman sekarang ini kejahatan yang menjadi mimpi buruk masyarakat adalah terorisme. Sebab para pelaku teror tidak segan-segan untuk melakukan aksi bom bunuh diri karena mendapat iming-iming surga atas dasar jihad fisabilillah. Yang jadi pertanyaan besar, apakah perilaku jihad yang mereka lakukan itu sudah sesuai dengan syariat islam atau malah sebaliknya. Namun yang harus kita ketahui bersama adalah mereka para pelaku teror bom bunuh diri telah mendapat doktrin khusus agar mampu menjadi “pengantin”.

Para pelaku radikalisasi sepertinya sudah banyak mengkaji tentang budaya dan kearifan lokal yang ada di Indonesia. Sebab mereka menganggap budaya sebagai tembok kokoh yang suatu saat akan melindungi masyarakat utamannya generasi muda agar terhindar dari doktrin mereka.

Budaya dan Kearifan lokal harus menjadi motor penggerak dalam mendidik para generasi penerus bangsa agar mampu hidup rukun tanpa adanya tindakan teror. Keduanya juga merupakan modal besar bangsa ini untuk menghancurkan simpul-simpul para pelaku radikal dan pelaku teror yang selalu membawa bendera agama dalam setiap tindakannya. Maka dari itu marilah kita perkuat pertalian antar budaya dan kearifan lokal yang di Indonesia agar menjadi kekuatan yang kuat dalam mencegah perkembangan teori radikal dan tidakan terorisme.

Dengan